Friday, 25 April 2014

BERJUANG DI NEGERI GINSENG

49 comments Read More →
"Tulisan ini tidak bermaksud menggurui, menghakimi, apalagi menganggap    diri lebih baik dan lebih benar. Tapi lebih sebagai sarana berbagi pemikiran, boleh setuju boleh tidak, boleh diambil boleh tidak"

Pertama kali menginjakkan kaki di Negeri Ginseng, saya baru menyadari kalau Negeri kita tercinta, yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo itu masih sangat jauh tertinggal dari segi kesejahteraannya. salah satu sudut kota Asan-lokasi perusahaan dan apartemen kami-ternyata jauh lebih maju dibanding kota2 besar terkenal di Indonesia. Di sini kemegahan materi benar2 menunjukkan keperkasaanya. 

Sebulan berada di sana, sudah biasa naik transportasi umum, KTX (kereta super cepat ), dan bus jadi pilihan utama, selain aman, nyaman juga murah meriah. semakin kagum dengan han-guk saram ini karena ternyata mereka sangat mendahulukan orang tua, wanita dan orang-orang lemah lainnya ketika di dalam bus ataupun kereta. Bukti bahwa pendidikan karakter benar-benar sudah berhasil dan sudah menjadi darah daging mereka. Sehingga tidak aneh ketika mendengar berita salah satu pejabat negieri itu akan langsung mengundurkan diri bgitu terindikasi kasus korupsi. Bandingkan dengan  kita, orang-orang muda nan sehat yang naik bus way (trans Jakarta) tak akan malu-malu duduk di kursi yang jelas-jelas diperuntukkan bagi orang tua, ibu hamil atau orang cacat. Pejabat negara yang sudah terbukti korupsi pun masih bisa ngotot bin ndableg tak mau dicopot dari jabatannya. Bahkan masih berupaya menyalahkan orang lain dan selalu mencari jalan pembenaran diri.

Banyaknya pekerja asing di negeri itu agak menarik perhatian, dari ragam tampilan fisik, macam bahasa, karakter dan kebiasaan masing2 negara tetap ketara. Orang usbekistan yang mayoritas muslim, Thailand yang bahasanya paling tidak enak didengar, Vietnam yang kepribadiannya kurang menyenangkan, Mongol, Flipina dlsb.

Sepertinya pepatah "dikandang ayam berkotek, dikandang kambing mengembek" bukan hanya milik orang indonesia. Buktinya para pekerja asing dari berbagai negara tadi berusaha keras meniru kebiasaan orang korea, baik itu dari gaya berpakaian, potongan rambut, cara berbicara bahkan sampai ke kata makian pun ikut ditiru.
Tidak ada yang sempurna memang, orang Korea juga punya kebiasaan yang tidak baik; minuman keras, judi dan seks bebas seakan sudah menjadi kebiasaan yang tidak harus dipandang tabu lagi. Sepertinya memang sudah menjadi keharusan bahwa kemajuan materi dan modernitas harus selalu dibayar dengan kemerosotan moral, keringnya nilai spiritual, individualisme dan hedonisme. Malangnya perilaku  miring ini juga ditiru oleh sebagian besar pekerja asing tadi. Yang sebelumnya tadi dikampung halaman tak pernah menyentuh apalagi mereguk yang namanya miras, di sana bisa jadi pecandu alkohol kelas akut. Yang dikampung tadinya guru ngaji di sana bisa jadi guru judi, yang sebelumnya pemuda alim nan pemalu di sana bisa keranjingan jajan perempuan, yang ibadahnya rajin jadi absen sholat selama bertahun-tahun. Yang baik-baik saja bisa berubah menjadi tidak baik-baik. Apalagi yang tidak punya benteng kokoh kesadaran diri. seperti kata pepatah daerah kami "luak kebau dinjuak klintung" akan semakin menjadi-jadi.  Nikmat dunia bisa diperoleh dengan harga terjangkau bahkan untuk ukuran seorang pekerja pabrikpun.Tak ada lagi yang menjadi pengendali kecuali diri sendiri, tak adalagi tempat untuk takut dan malu, semua serba boleh asal tidak mengganggu ketertiban umum. 

Eksistensi dan afiliasi adalah kebutuhan dasar emosi manusia, sehingga kita akan cenderung sangat mudah dikondisikan dengan memanfaatkan berbagai emosi dasar tersebut. Misalnya, ketika kita menolak ajakan teman untuk ikut pesta alkohol, maka kita akan sangat merasa terhina jika dia mengejek kita dengan mengatakan bahwa hanya bancilah yang tidak minum alkohol, sehingga untuk membuktikan sebaliknya terpaksa kita ikut minum alkohol.
Tentu tidak semua orang kehilangan jati diri, masih ada yang merasa bangga sebagai orang indonesia. Masih banyak yang berani berkata dengan lantang bahwa saya adalah muslim, alkohol adalah haram bagi kami, ibadah kami 5 kali sehari, kami tidak mendekati tempat-tempat aneh (karaoke/norebang, rumah kaca dll). Salut sekali dengan teman sekamar saya yang orang solo itu, yang akan selalu menolak dengan halus ketika diajak sekedar minum bir pelepas stress dan capek, rajin menjalankan sholat 5 waktu disela-sela waktu istirahat kerja, kuat menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan pas musim panas yang suhunya bisa mncapai 39 derajat plus waktu puasa yang panjang (mulai pk.03.15-19.15) karena musim panas waktu siang lebih panjang.

Sebagian besar perilaku manusia memang dibentuk oleh lingkungan, tetapi manusia juga diberkahi kemampuan berpikir, menganalisa, memilah-milah mana yang baik mana yag buruk. Manusia bukan seperti mesin perekam yang hanya bisa menyuarakan apa yang didengarnya. Kata Syaikh Ahmed Hulusi dalam bukunya "Mistery of Universe" manusia yang tidak memanfaatkan kemampuan berpikirnya, tak ubahnya seperti  sesosok robot atau mayat hidup. Robot yang membiarkan dirinya diprogram oleh lingkungan apa adanya. Harun Yahya dalam bukunya "Deep Thinking" juga mengatakan bahwa setiap muslim harusnya berpikir secara mendalam, memetik hikmah dan pelajaran dari setiap peristiwa di depan matanya yang akhirnya akan mengasah kemampuan kritis kita

Sekali lagi tulisan ini tidak untuk menghukumi orang-orag tertentu melainkan hanya sebagai bentuk curahan kegelisahan menyaksikan fenomena umum di tengah teman-teman pekerja di Korea sana. Semoga saja kita tidak lupa darimana kita berasal, untuk apa kita merantau, untuk siapa kita berjuang. Suka atau tidak suka, rela tidak rela semua perbuatn akan diminta pertanggung jawabannya suatu saat nanti.


SELAMAT BERJUANG!



Thursday, 24 April 2014

HAL-HAL YANG PERLU DIPERTIMBANGKAN CALON TKI KOREA

35 comments Read More →
Bekerja di Korea memang menjajikan sejuta mimpi indah. Siapa sih yang ga mau kerja dengan upah rata-rata 10 sd 18jt/bulan? Belum lagi pengalaman ketemu cewe2 korea yang bening persis kaya drama korea yang di tv2 (sssttt.. katanya tarif "agassi" di derah yeongsan lumayan terjangkau lho..) Ditambah lagi liat tetangga yang 5 th kerja di sana pulangnya bs jadi juragan kampung. Bisa memberangkatkan orng tua ke tanah suci. Bisa nyogok jadi PNS. He.. apalagi yang bujangan, bisa beli motor HONDA CBR 250CC, beli kebun karet, kebun kelapa sawit berhektar-hektar (di tempat saya, berkebun kedua komoditi tsb jd investasi paling aman n paling cepat BEPnya) beli mobil Agya dll. Pokoknya status sosial lumayan mngalami peningkatan, mantap coyy! cari cewe pun jadi tambah gampang. cewe mana yang bisa nolak juragan?
singkat kata tki korea = sukses untuk ukuran di daerah saya

Karena itu pulalah peminat TKI Korea dari tahun ke tahun semakin bertambah jumlahnya, lembaga-lembaga pendidikan bahasa korea menjamur, daftar sending di website bnptki semakin panjang. Ditengah sulitnya lapangan pekerjaan di negeri ini, bekerja di luar negeri jadi alternatif favorit bagi rakyat kecil yang ingin merubah hidup jadi lebih baik, plus menjadi pahlawan devisa negara yang selalu di agul-agulkan pejabat di BNP2TKI

Saya tidak ingin jadi orang yg skeptis. Sah-sah saja manusia ingin berubah lebih baik,  wajar saja orang-orang mencari pekerjaan di negara asing karena di negeri sendiri pekerjaan hanya untuk orang2 berpendidikan tinggi. Sedangkan rata-rata masyrakat kita hanya mampu menyekolahkan anak hingga SMA sederajat. Bekerja sebagai TKI jauh lebih terhormat daripada jadi maling, maling negara ataupun maling betulan. Ataupun rampok, perampok uang rakyat ataupun rampok beneran.

Meskipun Purdi Chandra dan Enterpreneur University nya mati-matian ngenyek profesi TKI demi menggugah semangat wirausaha bangsa ini, menjadi TKI ke KOrea tetaplah sebuah pilihan favorit saat ini. Karena jadi pengusaha besar tak semudah kata Purdi ataupun segampang omongan  mas Jaya Setiabudi dlm bukunya "the Power of Kepepet " itu. Lagipula terbukti bahwa sebagian besar eks TKI sekembalinya ke tanah air memilih jadi pengusaha (seperti ane yang mimpi jd juragan bakso, ampe belajar kebengkel bakso pak Gunawan yg di solo itu) dan memberi sumbangsih yg lumayan thd pengurangan pengangguran yg makin aje gile jumlahnya akhir2 ini.

Hanya saja fakta tak selalu seindah impian. Kadangkala kita tertipu dengan menyangka bahwa materi akan mampu membelikan kita segalanya, atau menyangka  bahwa kebahagiaan bisa kita tukar dengan setumpuk Won. Sehingga kita tak ragu-ragu melakukan apapun untuk mengejarnya.

Saya berani berkata seperti ini karena saya sudah mengalami sendiri. Dari seorang tukang servis elektronik, guru honor di sebuah smk yang nyata-nyata penghasilan hanya cukup buat makan, kemudian kerja di Korea dg rata-rata gaji 12 jt per bulan, kembali lagi bekerja dg gaji pas2an. Kesimpulan yang saya berhsil ambil ternyata cukup mengejutkan: walaupun dg penghasilan pas-pasan ternyata kami sekeluarga sekarang lebih bahagia ketimbang ketika saya masih di korea.
Tentu saja saya tidak menyesali keberangkatan ke korea dulu, dan rumah sederhana yang berhasil kami bangun dari tabungn selama kerja di sana sangat kami syukuri (BERSAMBUNG)

sebelum makin ngelantur ngalor ngidul baiknya kita kembali ke topik di atas, apa sih hal-hal yang harus dipertimbangkan sebelum kita memutuskan untuk mendaftar ke suatu lembaga pendidikan korea yang akan menjadi jalan kita bekerja di Korea? berdasarkan pengalaman dan pengamatan saya pribadi ini poin-poin penting yang harus dipikirkan matang2:

(1)Apakah pekerjaan kita saat ini cukup menjanjikan? jika ya sebaiknya tekuni saja, capai karir yang baik, kembangkan usaha, LUPAKAN NIAT UNTUK KE KOREA. Pengalaman teman saya, awalnya bekerja di sebuah perusahaan, posisi cukup lumayan, kesempatan karir ms terbuka, udah tunangan, semua dilepaskan demi cita2 meraup won di Korea. Tapi Yang di Atas punya rencana lain, gagal berangkat+keluar uang puluhan juta menjadi pelajaran berharga yang pantas untuk diceritakan agar kita tak terjebak kesalahan yang sama.
(2)Khusus untuk yang sudah berkeluarga; apakah pasangan kita mendukung? jika jawabnya tidak, jangan coba2 tetap memaksa pergi. Meninggalkan keluarga untuk waktu yang lama sangatlah riskan, dari sisi agamapun waktu yang paling lama diperbolehkan meninggalkan istri adalah selama 6 bln.
(3)Keseluruhan proses yang harus dijalani seorang CTKI mulai dari kursus hingga terbang memakan waktu yang biasanya cukup lama.paling cepat 1th bahkan sd 3th. Jangan dl langsung melepaskan pekerjaan yang saat ini sedang dijalani
(4)Siapkah dengan kebutuhan finansial yang lumayan tinggi? butuh minimal 25-30jt modal untuk kursus bahsa hingga training
(5)Siapkah dengan pengaruh buruk kebudayaan Korea? (alkohol, judi, perempuan, kesulitan untuk beribadah)

Jika anda sudah siap dengan hal-hal di atas, maka bulatkan tekad, luruskan niat, berjuanglah sampai titik darah terakhir :-)
Jangan lupa berdoa supaya Allah swt. memberi yang terbaik

 Demikian, semoga bermanfaat

 YEOLSHIMI ILHAGESSEUMNIDA!











Wednesday, 1 May 2013

TIPS LULUS EPS-TOPIK/KLPT

15 comments Read More →
TIPS LULUS KLPT/EPS-TOPIK/TES BAHASA KOREA
BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI  SEBAGAI MANTAN TKI KOREA DAN PENGAJAR DI LEMBAGA  PENDIDIKAN BAHASA KOREA.



   Ketika pertama kali mengikuti kursus bahasa korea kesempatan mengumpulkan rupiah dari negeri ginseng Korea seakan di depan mata untuk terwujud. Namun kenyataannya lulus tes KLPT tidak semudah yang digembar-gemborkan orang lembaga kursus. Persaingan yg tinggi menjadi faktor utama penyebab banyaknya peserta yg gagal lulus.

 Tapi jangan khawatir, selama ada kemauan di situ ada jalan.  saya akan berbagi tips supaya lulus tes KLPT berdasarkan pengalaman pribadi dua kali ikut tes dan dua kali pula lulus tes yaitu tahun 2007 dan 2009. Tahun 2007 saya memutuskan untuk tidak jadi berangkat ke Korea meskipun kontrak kerja (SLC) telah turun. Akhirnya th 2009 sukses berangkat dan memutuskan pulang setelah 1th bekerja di Korea

Tak perlu panjang lebar, ini dia tipsnya:

1. Belajar dengan sungguh-sungguh. Pelajari semua materi yg didapat dari lembaga pendidikan tempat kita belajar bahasa korea. Kebanyakan lembaga kursus yang ada di daerah-daerah belum terlalu berkualitas, baik dari segi tenaga pengajar, manajemen dan sistem pendidikannya. so jangan hanya bergantung kepada jam belajar di tempat kursus.manfaatkan setiap waktu luang untuk belajar.Mengenai teknik belajar yang efektif pasti sudah diajarkan pihak LPK.

2. Perbanyak pelajari bank soal.
Sekarang ini banyak terdapat bank soal khusus untuk menghadapi tes KLPT/EPS-TOPIK, biasanya pihak LPK juga memberi peserta didiknya bank soal ini, hanya saja seringkali tidak utuh,maklum biasanya hasil fotokopian. Tidak ada salahnya mngeluarkan dana dan usaha lebih untuk hunting di internet, banyak kok yang jual.. Nah tugas kita pelajari bank soal ini. Untuk soal2 yg sulit dimengerti HAPALKAN SAJA  KUNCI JAWABANNYA, tidak harus mengerti seluruh artinya.

3. Jangan pernah mengharapkan/membeli paket bantuan atau kunci jawaban
Ketika jaman saya masih kursus di sebuah LPK sebelum ikut tes KLPT, berkembang rumor diantara teman sesama pserta didik bahwa pihak Lembaga menawarkan kunci jawaban dengan harga cukup murah. Mulailah kosentrasi jadi buyar, yang tadinya rajin n semangat belajar jadi kasuk-kusuk ga jelas, karena kunci jawaban tadi tidak ditawarkan secara terang2an dan hanya orang2 yang melobi ke lembaga saja yang diberi. Wlaupun memang hampir sebagian besar dapat juga tuh kunci.
Mereka akhirnya terlalu PD dengan kunci jawaban (yang ketika tes dikirim lewat sms) akhirnya jadi ogah2an belajar. Tapi apa lacur ketika hari H tes tak semulus yang diperkirakan, mulai gangguan teknis sms yg lambat terkirim, ga berani buka hp karena dipelototi pengawas, sampai kunci jawaban yg dikirim ngawur. Akhirnya sebagian besar gagal.
Kesimpulannya JANGAN MENGANDALKAN ORANG LAIN.PERCAYA DIRI adlh kunci utamanya.
Tidak ada sukses yang bisa dicapai secara instant ataupun  hanya dengan baca mantra simsalabim. Maka dari itu satu-satunya jalan hanyalah berusaha semaksimal mungkin


4. Berdoa.
Pasrahkan hasilnya kepada Allah swt. berdoa untuk yg terbaik, jika memang belum diberi kesempatan lulus barangkali itulah yang terbaik buat kita. Yakinlah bahwa Allah jauh lebih tau apa yang kita butuhkan daripada kita sendiri.

Untuk yang membutuhkan guru privat bahasa Korea untuk menghadapi EPS TOPIK silahkan klik di sini

Semoga tips supaya lulus tes KLPT/EPS TOPIK ini membantu anda- anda yg berminat menjadi tki ke Korea.
SALAM SUKSES!!!!

Friday, 17 August 2012

REVIEW HASIL KLPT/EPS-TOPIK 2012 PESERTA DARI BENGKULU

5 comments Read More →

REVIEW HASIL KLPT/EPS-TOPIK 2012 PESERTA  DARI BENGKULU

Belajar dari hasil test KLPT yang lalu ( KLPT2012) ternyata sebagian besar peserta test dari Bengkulu memperoleh hasil yng mengecewakan. Gagal lulus tes bisa jadi adalah hal biasa bagi sebagian peserta, tetapi bisa juga merupakan akhir dari segalanya bagi peserta lain. Betapa tidak.. keseluruhan proses yg harus dilalui untuk bisa ikut test KLPT tidaklah ringan, bahkan sangat mahal untuk ukuran masyarakat kecil. Bahkan menurut testimoni beberapa peserta ada yang harus menjual harta benda, tanah, rumah atau apapun yang bisa dijual dg cepat dan  demi terpenuhinya segala biaya yg diperlukan untuk ikut test KLPT tsb.

Masalahnya sebagian besar peserta test ini tidak mempunya bekal ilmu yang cukup ntuk bisa "berperang" di medan tempur yang bernama KLPT yang persaingannya sangat ketat ini. Bekal ilmu yg mereka perolah biasanya hanya berupa pendidikan singkat bahasa korea dasar yg dijalani dlm waktu kurang lebih sebulan. Ditambah lagi dengan lembaga pendidikan bahasa Korea yang ada di Bengkulu yg terkesan terlalu berorientasi komersial dan kurang memperhatikan sisi mutu, diperparah dg isu-isu mengenai jual beli kunci jawaban ala ujian nasional maka lengkaplah  "chemistry" penyebab gagal para peserta test ini. 

Jalan keluar yang mungkin bisa ditawarkan adalah adanya semacam sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan bahasa Korea dan para calon peserta test untuk bisa saling membenahi dan memaksimalkan fungsi masing-masing. Pemerintah hendaknya aktif membina lembaga-lembaga pendidikan Bahasa Korea ini agar lebih profesiaonal dan tidak berorientasi kepada "kantong" semata-mata dalam memberikan pelayanannya sehingga setiap siswa yg selesai belajar di suatu lembaga pendidikan bahasa korea harus benar-benar siap tempur dan mempunyai harapan lulus yg tinggi. Demikian juga para calon peserta test KLPT hendaknya menyadari bahwa butuh perjuangan yg sungguh-sungguh untuk bisa lulus test dan akhirnya bekerja di Korea, butuh usaha ekstra keras seperti sungguh-sungguh belajar dan mendalami tentang bahasa Korea, mengumpulkan informasi sebanyak mungkin tentang test sehingga terhindar dari penipuan, calo dlsb.

Pada akhirnya semua terserah pada si peserta test sendiri, sejauh mana usahanya dijalankan sejauh itu pulalah hasil yg akan diperolehya, tentu dengan tidak melupakan satu hal bahwa Allah SWT. maha berkuasa atas segala sesuatu, dan sungguh Ia maha mengetahui yang terbaik buat mahlukNya.

diposkan dari Asan-si chungcheongnam-do

Tuesday, 27 April 2010

PRIVAT BAHASA KOREA

6 comments Read More →

Jika ada yang butuh guru privat bahasa korea untuk BASIC-KLPT, saya bersedia :-)
Barangkali anda sudah pernah belajar di lembaga pendidikan bahasa korea tapi masih merasa belum siap menghadapi tes, masih merasa perlu diupgrade pengetahuan bahasa koreanya. Saya siap untuk jadi teman belajar, mentor, guru, atau apapunlah istilahnya.
Ketentuannya sbb:
1.Berdomisili di kota Subang (Jawa Barat) atau sekitarnya
2.Waktu pertemuan (hari, jumlah jam, batas selesainya) fleksibel
3.Ketentuan lain bisa dimusyawarahkan lg


Riwayat yg berhubungan dg bahasa korea saya:
1.Lulus pendidikan bahasa korea di “Haseyo”
2.Mengajar di Lembaga pendidikan bahasa korea Haseyo
3.TKI Korea 2011-2012


Minat? Kirim e-mail ke : ekotalo23@gmail.com


Sunday, 26 April 2009

Awas musim dingin...

2 comments Read More →
Buat anda yang mendapat panggilan terbang di musim gugur dan musim dingin, yaitu sekitar bulan November sd bulan Februari. Harap diperhatikan bahwa suhu sudah mulai turun hingga puncaknya desember-januari. Saran saya siapkan list barang berikut:
1.Pakaian dingin; jaket tebal, sarung tangan, kaos kaki dan tutup kepala tebal
2.Minuman yang bisa bikin hangat tubuh; bandrek dan smacamnya. kalau dalam bentuk cair bisa disimpan di koper yang masuk bagasi barang. Ingat benda cair tidak boleh dibawa ke dalam ruang penumpang pesawat
3.Obat-Obatan; obat demam, obat sakit gigi dll. Terlebih jika anda punya penyakit yang berpotensi kambuh ketika terkena dingin.
 

About Me

Followers

Copyright © 2010 MANTAN TKI KOREA YANG INGIN BERBAGI CERITA

Template By jemo dusun